Senin, 12 Januari 2015

Seringlah Bersyukur!! Dan percayalah mukjizat itu ada, aku pernah diberi irhas(mirip,tapi bukan mukzizat, mukzizat itu khusus nabi) oleh Allah☺️

Assalamualaikum wr wb
apa kabar readers? 
Maaf berat ya udah lama gak posting di blog ini, aku lagi ketimpa musibah  kih, 13 januari 2014 kemarin aku yang niatnya berangkat ke jogja buat ujian semester di kampus  teknik fisika UGM dan juga mau ke lanud Adi Sucipto, eh di depan SMP N 3 Playen aku kecelakaan deh, padahal waktu itu aku sudah  berdoa dan cium tangan orang tua sebelum berkendara..
namanya saja musibah ya ga pandang bulu sih, jadi ceritanya gini, aku yang pakai motor terus aku ngedarainya lumayan kenceng eh terus ada truk box nyenggol aku aku jatuh deh ke jalur kanan jalan, tetapi motornya aku 'buang ke kiri dan waktu itu  sudah ada truk pasir yang sudah siap menabrakku, dan tertabrak deh akhirnya, gak papa sih, patah tulang kanan dan kepala bagian kananku pecah sih
Terus aku dirawat di RS Sardjito cukup lama, dari bulan januari sampai bulan Maret, aku di ICU +- 24 hari, koma 25 hari Dan di bangsal Cendana 23 hari, sebelum di ICU  aku di IGD, selain di sana aku juga 'menginap' di ruang operasi, untuk dioperasi, yang pertama aku dioperasi bagian kepala, tangan, rahang, dan kepala lagi... Terus sekitarbulan Maret aku di bawa pulang ke rumah Gunungkidul,DIY untuk menjalani rawat jalan di rumah, di rumah aku berobatnya ke    Terapis, ya akibat dulu anggota gerak di bagian kiriku belum bisa bergerak aku menjalani terapi, fisioterapi namanya..selain difisioterapi aku juga menjalani terapi wicara setelah kawat platina di rahangku dicabut, itu dahulu fungsi kawatnya untuk mengunci rahangku kan patah dulu, jadi perlu readers tahu aku dahulu pas rahangku dikunci aku ga bisa bicara, ga sikatan karena ga bisa dibuka rahang dan gigiku
-ini ada fotoku setelah belum lama jadi 'alumni'  RS.Sardjito

Karena aku sakit lumayan parah aku tentunya buat/punya motivasi untuk segera sembuh dan pulih, diantaranya
1. Rasa tidak ingin merepotkan orang lain terlalu banyak, terutama orang tua
2. Kangen guyon, 'jagongan', 'bully-bullyan', dankumpul-kumpul lagi bersama teman-teman
3. Kangen bermain marching band, naik gunung, futsal, sepak bola,etc
4. Suntikan semangat dari seseorang, sebut saja 'Dila', sahabatku sewaktu masih aktif sebagai anggota marching band UGM
5. Ingin merasakan bergelar 'S.T' dari Universitas Gadjah Mada.
6. Ingin melakukan aktivitas sedia kala
7. Menggapai cita-cita yang sudah aku buat sebelumnya
8. Dan lain-lain :)
Banyak sekali hikmah yang aku dapatkan dari ujian/cobaan hidupku ini,
Maybe di postingan selanjutnya aku jabarin deh hikmah dan pelajaran hidup yang aku dapatkan, salah satunya-->"sehat itu mahal harganya, harus sering bersyukur kalau sehat, baik syukur bil arkan(dengan tindakan) dan atau syukur bil lisan( dengan ucapan)"
Well, segini dulu postinganku kali ini, tunggu ya postinganku selanjutnya, jangan ke mana mana, tetap di blog O blog
:v
Wassalamu'alaikum Wr.Wb

Jumat, 10 Januari 2014

Analisis Sistem Mekanik pada Seismograf

 

Gempa bumi yang terjadi secara tiba-tiba, membuat setiap individu cemas dan ketakutan akan adanya potensi tsunami. Untuk mengetahui seberapa kuat gempa bumi yang terjadi dapat digunakan suatu alat yang disebut seismograf. Yaitu suatu alat yang memanfaatkan getaran dari permukaan bumi lalu menggambarkan kuatnya getaran yang terjadi di area itu pada suatu media tertentu. Media tersebut dapat berupa kertas maupun secara elektronik. Meskipun alat ini tidak dapat memprediksi kekuatan dalam jangka panjang, setidaknya dapat kita manfaatkan untuk mengambil keputusan apakah masyarakat di area tersebut harus di evakuasi atau tidak untuk menghindari efek dari gempa.


           Dalam makalah, akan dijelaskan bagaimana seismograf bekerja. Selain itu akan dijelaskan pula komponen, parameter, variable input output, analisis respon dinamik, dan sensitivitasnya. Disertakan pula simulasinya menggunakan program scilab sehingga terlihat jelas hubungan antara input sama output yang dihasilkan.
makalah dapat anda baca di sini, don't be plagiarism !!!

Sabtu, 04 Januari 2014

Early Warning System Water 4 Level



        Abstract. Geography Indonesiais located in tropics causing Indonesia vulnerable to climate change especially wet season and dry season.When wet season comes, flood is a threat, disaster, and nightmare for people who live near river or dam area. Early Warning System Water Level with magnetic float level gauge method is a device that is capable of indicating water level from a river or dam. With this device people can monitor and know the water level without see with their own eyes to the spot, so that if the water is flooding from the river or dam people can immediately evacuate from the flood’s harm. The principle of this device is the input from a change of water level that on the water surface there is a float that in the inside there is a magnet as a sensor which will turns on the reedswitch because there is an interaction between magnet and reedswitch, so that the LED turned on. The purpose of this device is to give a warning with the LED indicator from water surface, thus loss of lives or materials can be decreased. The aim of this paper is making a prototype early warning system water level with magnetic float level gauge method.
you can watch a little description about our project video on youtube :
for the paper :

Rabu, 01 Januari 2014

Akhir Tahun Yang Berujung Kegembiraan

foto by Fatia
29 Desember 2013, Marching Band Universitas Gadjah Mada telah menunjukkan kapasistasnya sebagai salah satu band besar di Indonesia dalam kompetisi marching band tahunan Grand Prix Marching Band di Istora Senayan Jakarta. Walaupun salah satu target terbesar MB UGM tidak tercapai yaitu menjadi juara 1, tetapi Tim Marching Band UGM yang membawakan tema “Papua Mutiara Hitam Dari Timur” merasa cukup puas dan lega karena telah bermain secara maksimal, total, menikmati, dan bermain dengan menggunakan hati. “Meskipun kami belum bisa membawa pulang piala presiden, tetapi Alhamdulillah kami dapat membawa “adiknya” piala presiden, kami cukup puas. Kami telah bermain lepas, maksimal, dan tentunya bermain dengan menggunakan perasaan hati” tutur Nurrochim, salah satu player Section Brass Marching Band UGM.

 foto by Joko Sulistiyo
Berangkat pada hari Selasa, 24 Desember 2013 dini hari dari Gelanggang Mahasiswa UGM, dengan berbekal tekad, semangat, doa, dan hasil berbagai latihan yang dialami seperti latihan reguler, latihan terpadu, holiday camp, training camp, dan karantina, MB UGM optimis untuk menaklukkan setiap band di Istora. Hal tersebut dibuktikan dalam laga kualifikasi pada Jumat 27 Desember, MB UGM berhasil memperoleh peringkat 2 dan berhak melaju ke laga final divisi utama.
Dalam Grand Prix Marching Band Ke XXIX ini Marching Band UGM mencatatkan suatu sejarah karena dapat berada di atas pencapaian Marching Band Madah Bahana Universitas Indonesia, yang nota bene menjadi rival abadi selama bertahun-tahun. Baik dalam fase kualifikasi maupun final Marching Band UGM berada di atas Madah Bahana dan mampu mempertahankan peringkatnya, yaitu peringkat 2. Peringkat satu dalam GPMB kali ini adalah MB BCK Duri yang mengangkat tema Star Wars. MB BCK Duri memang pantas mendapat juara 1, mereka bermanuver secara rapi, dan mampu membuat juri memberikan nilai yang tinggi untuk setiap captionnya. Perlu diketahui dalam laga final tidak sedikit player MB UGM yang meneteskan air mata karena terlalu menghayati musik pada bagian aku Papua. Berikut merupakan rangking dari Grand Prix Marching Band ke XXIX :

      1.       Bahana Cendana Kartika, Duri, Riau (Star Wars)
      2.       MB Univ Gajah Mada, Yogya (Papua, Mutiara Hitam dr Timur)
      3.       Madah Bahana Univ Indonesia, Depok (Diri)
      4.       MB Bahana Sparadha, Balikpapan (Jangan Panggil Aku Cina)
      5.       Drum Corps Univ Muhammadiyah, Yogya (a Moment to Remember Tsunami)
      6.       Citra Derap Bahana Univ Negeri Yogya (Rocktavarious)
      7.       MB Ekalavya Suara Brawijaya, Malang (Dolan nang Jawa Timur)
      8.       MB Istiqlal, Jakarta (Toy Soldier)
      9.       MB Saraswati Ins Seni Indonesia, Yogya (the Legend of Pergynt Suites)
      10.   MB Univ Islam Indonesia, Yogya (Tribute to Sheila on 7)
      11.   MB Gema Wibawa Mukti, Bandung (Halloween)

Dapat di llihat bahwa dalam fase final, finalis mayoritas berasal dari Yogyakarta, hal tersebut menrupakan pencapaian yang fantastis karena kelima unit marching band yang berasal dari Yogyakarta dapat ambil bagian di 10 besar. Jogja Memang Istimewa!!!
Dan inilah raihan Marching Band UGM untuk tiap captionnya :

       1.       Field Commander memperoleh peringkat 2
       2.       Visual Effect memperoleh peringkat 2
       3.       Field Percussion memperoleh peringkat 3
       4.       General Effect memperoleh peringkat 2
       5.       Color Guard memperoleh peringkat 2

Pencapaian Marcing Band UGM ini tidak luput dari kerja keras Manager, Pengurus Harian, Pelatih, Konsultan, Kru, dan tentunya Player yang telah rela mengorbankan segalanya, mulai dari waktu, keluarga, kuliah, uang, dan bahkan mengorbankan hati. Latihan yang dimulai sekitar bulan Mei ini berbuah manis di penghujung tahun dan menjadi kado di akhir tahun untuk almamater tercinta, Universitas Gadjah Mada Yogyakarta. ”Saya bangga menjadi mahasiswa UGM, dan kali ini saya ingin membanggakan UGM” kata salah satu player Marching Band UGM.
 foto by alumni MB UGM
Proses latihan yang tak kenal lelah dan tak kenal waktu menjadi kenangan yang sangat indah dan berharga bagi tim MB UGM, di dalam prosesnya terdapat tawa, suka, duka, cinta, dan berbagai rasa lainnya yang tidak akan dilupakan dan menempati suatu ruang di hati yang tak bisa diganti dengan apapun. Dalam proses latihan, Berbagai cobaan cuaca pun telah dialami oleh MB UGM dalam mulai dari teriknya matahari yang membakar kulit hingga mirip seperti “pace” pada karantina di Boyolali sampai hujan deras yang memaksa kami untuk menggunakan jas hujan pada training camp di Pyramid Jl Parangtritis Bantul. Dengan segala keterbatasan yang dimiliki MB UGM dapat memperoleh peringkat 2 di GPMB kali ini, merupakan pencapaian yang patut diacungi jempol.

Berbagai bentuk latihan yang telah dijalani MB UGM selama berproses ke GPMB seperti latihan section, drill, display, gabung musik, keringan, dll membawakan kesan dan kenangan tersendiri pada player MB UGM. “Ngomongin GPMB tak akan ada habisnya, terlalu banyak cerita pahit dan manis. Tapi yang pasti you'll never regret pernah menjadi bagian dari proses yang luar biasa ini. Di sini aku belajar bagaimana merasakan soul of music, bagaimana menjadi entertainer dengan totalitas, dan juga bagaimana diri kita mau bekerja keras sampai titik darah penghabisan yang tidak semua orang mau dan mampu bertahan dalam proses seperti ini. Namun terlepas dari semua itu, hal yang paling berharga adalah ketika aku menemukan keluarga baru yang luar biasa di sini. Tempat sama-sama berjuang untuk memberikan persembahan terbaik untuk almamater tercinta. Dan akhirnya dengan niat yang baik, setiap langkah kaki yang kita ayunkan, setiap tetes peluh yang mengalir, dan setiap rasa kantuk yang kita lawan telah mengkristal menjadi piala kemenangan yang dengan bangga bisa kita angkat setingg-tingginya. Terima kasih teman-teman yang telah berkenan memberikan waktu, tenaga, pikiran dan juga hatinya untuk semua proses ini.” Tutur Fadhil player front ensemble MB UGM.
Latiahan yang tak kenal waktu seperti saat puasa, ujian, dan libur lebaran terbayar setelah MB UGM berhasil “mempapuakan” Istora senayan dan mendapatkan banyak standing applause. Komandan latihan MB UGM, Zumar senantiasa berpesan “Tetaplah bermimpi, berusaha dan berdoa, karena ketiga hal tersebut yang akan membawa kalian pada kesuksesan.”
 

Setelah merayakan euforia dan menyanyikan Hymne Gadjah Mada di Istora Senayan, MB UGM langsung bertolak ke Yogyakarta dengan membawa piala yang telah diraihnya. Kurang lebih pukul 15.45 rombongan MB UGM sampai di Gelaggang Mahasiswa UGM dan disambut oleh Rektor UGM, bapak Prof. Pratikno, M.Soc.Sc. Setelah penyerahan piala ke rektor UGM, kami pun menanyikan Hymne Gadjah Mada yang merupakan nyanyian terakhir yang dilantunkan oleh Squad GPMB pada tahun 2013.
“We don’t play music and march because it’s cute. We play music and march because we are members of the human race... medicine, law, business, engineering, these are noble pursuits and necessary to sustain life. But music and marching band, these are what we stay alive for!” John Keating. Statement inilah yang membuat band Universitas ini, tidak mengendorkan sedikitpun daya juangnya.

akhirnya mimpi yang telah dituliskan terwujud 

Terimakasih Pak Anggito, Terimakasih Pak Roy Suryo, Terimakasih Pak Jokowi
Terimakasih Manager, Pengurus Harian, Pelatih, Konsultan, Kru, Player, dan semua yang terlibat dalam kesuksesan ini.
Memang Desember milik Kita, Viva Marching Band UGM!!!

foto : general manager degan player low  brass



Selasa, 31 Desember 2013

Musibah di Penghujung Tahun

       Semin(31 Desember 2013), Kebahagiaan menyongsong tahun baru pecah setelah  terjadi kebakaran hebat yang menghanguskan hampir seluruh bagian Pasar Semin sekitar pukul 22.30 WIB. belum diketahui apa sebab terjadinya kebakaran.  Pasar yang bangunanya terbuat dari material kayu dengan cepat terlahap oleh api. Di tambah dengan banyaknya barang dangangan seperti pakaian, minyak, tabung gas, dll menambah kobaran api menjulang tinggi di atas langit yang sebelumnya telah siap menjadi penghias malam tahun baru.
Api mulai bergejolak di area tengah pasar kemudian merambat ke bagian timur, dan semakin lama semakin membesar. Tim pemadam kebakaran sampai di lokasi kejadian kurang lebih pukul 23.00 WIB. Jumlah kendaraan pemadam kebakaran yang sedikit, kewalahan dalam menangani api dan asap yang telah mengepul tinggi.Hal yang di takutkan dalam kejadian ini adalah arus listrik di daerah pasar masih mengalir, hal ini sangat berbahaya apabila kabel-kabel yang terkelupas dapat mengalirkan listrik yang dapat membuat keadaan semakin bahaya.

Ratusan warga yang penasaran dengan kejadian tersebut mengerumuni area pasar dan mendokumentasikan peristiwa ini. Hal tersebut membuat kondisi semakin tidak kondusif karena menghambat evakuasi barang bawaan dan susahnya kendaraan pemadam kebakaran memasuki area pasar. Sampai saat ini belum diketahui adanya korban jiwa, tepai kerugian material dapat ditaksir hingga puluhan hingga ratusan juta rupiah.

Kebakaran ini bukan merupakan kali pertama dalam sejarah, sebelumnya pernah juga pasar semin terbakar pada puluhan tahun yang lalu. Jerit tangis dan terikan pedangang yang mengevakuasi barang dagangannya mewarnai musibah ini.
Semoga para pedangang diberikan ketabahan dalam menghadapi cobaan ini, dan sem,oga mereka mendapatkan keringanan dari pemerintah.



Rabu, 30 Oktober 2013

Part 3 (Pelantikan Pemula dan Welpart)

                Well, well, well saatnya kembali bercerita tentang suatu hal yang berkesan bersama MB UGM, jeng jeng jereng jereng jemuran(opo sih). Yap postingan kali ini aku aka bercerita sedikit tentang perjalananku di MB UGM. Simak yo...
Setelah kami melaksanakan latsar 1 dari bulan Oktober kami telah mendapatkan beberapa materi  tentang basic-basic dalam bermarching, diantaranya dalam drill kami mendapatkan style, sikap dan postur seorang player MB UGM, dalam section brass kami mendapatkan teknik dasar breathing dan nada-nada pedalton. Setelah latsar 1 usai maka akan diadakan suatu pelantikan, nama pelantikannya adalah Pelantikan pemula, karena memang kami masih pemula di unit MB UGM tercinta ini. Materi pelantikanya pun tidak beda jauh dari apa yang telah diajarkan oleh tim latsar MB UGM.
Pada saat pelantikan, peletonku, pleton A kalo tidak salah seperti biasa merupakan pleton yang paling sedikit jumlah calangnya. Waktu itu aku ndak ikutan tutor materi pelantikan saat H-1 pelantikan, saat itu sepertinya aku membela nama baik angkatanku di Pekan Olahraga Teknik Fisika dan membawanya sampai final. Jadi saat pelantikan aku hanya paham materi drill saja, materi section masih dalam angan-angan. Saat hari H pelantikan aku hampir datang terlambat, sehabis apel buka pun aku langsung hunting informasi mengenai materi section, dan ternyata materi sectionya adalah bermain nada-nada pedalton dengan pola yang sudah ditentukan oleh tim Latsar. Saat pelantikan aku agak gugup karena ada senior yang sangat berpengalaman yang akan menilai kami. Karena kuantitas alat tidak sebanding dengan jumlah calang, maka kami pun berganti-gantian saat memainkan materi section, kalo tidak salah ada 3 kali pergantian.
Setelah memainkan materi section kami melanjutkan dengan drill, dalam drill ini aku dan teman-teman yang lain dibimbing oleh salah satu tim latsar yang saat itu adalah mas Made. Setelah drill usai, akhirnya apa yang dinanti-nanti telah tiba, yaitu pelantikan men.... kala itu kami dilantik langsung oleh ketua unit Marching Band UGM, yaitu mas Anto (Tuba) dari Fakultas Teknik Geodesi. Saat mas Anto akan melantikku di bilang “Anak teknik ya? Pertahankan kehadiranmu saat latihan, Konsisten”, mungkin dia tahu kalo aku anak teknik dari name text di alat simulasi yang aku bawa. Saat dilantik aku jadi ingat apa yang ingin aku dapatkan di unit ini semakin dekat yaitu keinginan sederhana “bermain musik dalam team di sebuah acara/kompetisi dan dilihat banyak orang”. Aku menjadi bersemangat.
Beberapa pekan setelah pelantikan pemula, kami diberi tahu untuk menampilkan sesuatu yang menarik dalam suatu acara, acara tersebut adalah welcome party(welpart). Welpart merupakan suatu acara penyambutan calang rotasi kami setelah acara pelantikan kemarin. Akhirnya kami kumpul peleton untuk membahas apa yang akan ditampilkan dalam welpart tersebut, kalau tidak salah saat itu H-2minggu sebelum acara dilaksanakan. Tema pun kami dapatkan dari kumpul peleton tersebut yaitu kayak acara tv gitu dan ada pembawa acaranya, kayak buser lah, eh bukan ding, kayak acara hiburan yang formatnya kayak acara berita-berita gitu. Kami pun berlatih dan menyiapkan properti yang akan digunakan saat tampil. Dan tragisnya kalo diminta kumpul gitu, peleton kami yang datang 2-5 orang, dan yang dateng itu-itu aja, parah deh, eh aku juga jarang nongol ding hehehe, biasanya kalo kami kumpul di hutan dekat lapangan pancasila, GSP, dalam Purna Budaya, dll. Padahal konsep belum mateng banget. Properti yang kami pakai agak ribet, niatnya sih kayak tv gede gitu, tapi setelah jadi bentuknya lebih aneh tv gede. Properti tersebut dibuat dari tumpukan kardus yang dibei aksesoris tambahan yang berupa hiasan seperti gambar not balok, dll.
H-4 jam, dan konsep masih belum sempurna, ada beberapa konten dalam berita yang dirasa ngga pas dihapus dan diganti SAAT ITU JUGA, bayangin mannn H-4, gile lu ndro. Akhirnya dalam penampilan tersebut kami akan membawakan konten Bidadarus, Iklan nyot-nyot, klinik tong fag, jokowi dalam konsep berita dan diakhiri dengan nyanyi bersama. Dan anehnya calang dalam pleton kami yang ngga ikutan latihan tiba-tiba banyak yang datang, kami pun bingung, mereka akan bermain dalam bagian mana saat penampilan.
Kami mengenakan batik dalam acara ini untuk menyesuaikan dengan tema dari Welpart itu sendiri. Pada acara tersebut kami mendapatkan urutan terakhir dalam penampilan pleton, kami berniat untuk menggunakan efek lampu mati supaya suasana menjadi pas, tapi naas lampu ndak bisa dimatikan saat acara berlangsung.
Acara pun dimulai, penampilan pleton lain memukau dan ada beberapa dari kontent penampilan mereka mirip dengan konten kami, kami pasrah. Dengan persiapan seadanya akhirnya kami tampil, awalnya masih lumayan ngga garing, tapi seiring dengan berjalanya waktu penampilan kami sangat garing apalagi saat kami menampilkan suatu kontent dan kontent itu sudah dibawakan oleh pleton lain. Saat di ujung penampilan untung saja krik-kiri itu sedikit berkurang saat kami membawakan sebuah lagu, kalo ngga salah lagunya dari peterpan, judulnya Layang Sworo, eh bukan ding... Saat itu aku ngga ikutan nyanyi, aku di belakang layar karena ngga enak sama penonton yang telah aku buat krik-krik hahaha alibi.
Wal hasil kami tidak memperoleh best pensi dalam acara ini. Tapi kami terhibur sekali saat rotasi atas membawakan suatu musik dengan full team. Itu keduakalinya aku melihat mereka full team dan itu sangatlah keren, aku jadi pengen cepat pakai kontum merah yang mereka kenakan dan main suatu lagu... sebelum pulang kami menyempatkan untuk foto bersama peleton dan juga dengan tim latsar. Mereka pun memuji atas usaha dalam penampilan yang kami tampilkan. Tapi rasa kurang puas dengan penampilan membuat kami akan menampilkan sesuatu yang bagus dalam penampilan selanjutnya, kami semakin penasaran bagaimana rasanya mendapatkan gelar best pensi.

Mita, Jay, Aviv, Fadhil, Enca, Deo, Dea, Nisa nos, Lia, Nisa brass, Dian, Gita, Doria, Mail, Darus, Yopi, Farid, Via dan teman-teman yang lain terimakasih atas Welpartnya, kalian Hebat!!!!(hn)

Jumat, 25 Oktober 2013

My Goal 2013



Keluarga adalah hal yang paling menyenangkan saat ini

Mungkin aku telat posting ini artikel nih, tapi seperti kata pepatah-pepatah jadul : mending terlambat dari pada tidak sekali sama, eh sama sekali, ehehe. Awal tahun 2013, aku membuat beberapa target yang harus aku capai. Ya, membuat target merupakan suatu hal yang esensial bagiku, hingga setiap minggu aku membuat target yang harus dicapai, mulai dari target belajar, target ibadah, dll. Tanpa target kita akan kurang terarah mau berbuat apa kedepannya nanti. Target dan tujuanku di tahun 2013 ini adalah :
1.     1.  Mengikuti PKM
Sejak aku SMA dulu aku sudah pernah ikut semacam kelompok pembuatan karya tulis ilmiah, saat itu aku tertarik tentang membuat suatu piranti yang bisa menyelamatkan orang saat berkendara. Setelah lulus dari SMA aku mendengar ada kompetisi karya ilmiah nasional khusus para mahasiswa yang dinamakan PIMNAS(Pekan Ilmiah Mahasiswa Nasional), dan aku tertarik akan itu dan ingin juara 1 untuk membanggakan almamaterku, UGM. Saat tahun pertama di jenjang perkuliahan sebenarnya aku ingin sekali ikut PKM, tetapi aku ketinggalan informasi tentang pendaftarannya, aku benar-benar melewatkan kesempatan besar untuk memenuhi target, sebuah kesalahan besar. Di tahun kedua aku tak ingin melakukan kesalahan yang sama, aku ingin ikut PKM lagi dan aku tidak ketinggalan info pendaftarannya, tetapi kini ada masalah lain, aku mengikuti suatu rangkaian latihan bersama tim marching band UGM untuk menjadi juara 1 di kompetisi nasional, yang aku takutkan apabila aku memaksakan ikut PKM dan GPMB, maka yang terjadi adalah aku tak bisa membagi waktu antara keduanya, aku tak ingin merugikan orang lain, baik kelompok PKMku maupun tim GPMB, aku ingin menjadi bermanfaat bagi orang lain. Jadi akhirnya aku menunda untuk mengikuti PKM sampai tahun depan dan sekarang aku mencari ide dan menggali lebih dalam tentang ilmu-ilmu yang diperlukan dalam PKMku yang akan aku realisasikan tahun depan. Yea yea yeahhh...
2.   2.    Juara GPMB bersama team MB UGM
        Aku ingin sekali dapat membanggakan orang tua dan almamaterku, jadi aku mengikuti tim Marching Band UGM untuk menjadi juara 1 divisi umum di kompetisi akbar Grand Prix Marching Band 2013, maka dari itu aku selalu menyempatkan diri untuk berlatih dan belajar bersama teman-teman yang lain demi impian ini hingga sedikit memakan waktu belajar efektifku, tapi hidup adalah pengorbanan, harus bisa benar-benar membagi waktu antara belajar, marching, dan untuk diri sendiri(dan biasanya diri sendirilah yang harus dikorbankan). Dalam tim, aku termasuk dalam Horn Line, dan merupakan player Low Brass. Dalam proses untuk menuju GPMB banyak sekali kesulitan yang aku temui, mulai dari kesulitan meniup alat, nafas kurang besar, drill masih acak-acakan, dll tetapi dengan semangat ‘aku pengen bisa’ aku terus berusaha untuk menjadi lebih baik setiap kali latihanya. ‘Bisa karena terbiasa’ itu merupakan kutipan dari pelatihku di Horn Line, dan aku termotivasi dengan kalimat itu. Doa dan usaha selalu aku dan teman-teman MB UGM lakukan untuk menjadi yang terbaik di GPMB. Hajjjarrr Timmm
3.    3.   IP > 3.5
IP 3.5 itu biasanya cuma di dapet manusia dewa saja kalau di jurusanku. Paling pol saja IP ku cuma 3.02 dan itu pun aku peroleh di semester pertama. Aku sebenarnya pesimis untuk medapatkan IP segitu untuk tahun ini, tapi aku tetep berusaha untuk mendapatkan IP setinggi mungkin. Aku juga teringat kata dari sahabatku ‘IP itu penting tapi bukan segalanya’, aku juga punya amanah di beberapa organisasi, dan aku harus mempertanggungjawabkan amanah itu.
4.    4.   Berakhlak mulia
Dari semua target yang aku buat, target berakhlak mulia lah yang menurutku susah di penuhi. Sebenarnya ini merupakan cita-cita hidup. Mungkin kalo berakhlak ‘lebih’ mulia daripada tahun sebelumnya bisa terealisasi karena semakin dewasa jadi bisa lebih bertindak dan berkelakuan lebih baik.
Harapanya dari beberapa target yang aku buat ada minimal 1 yang tercapai, uuuoohhhhh :D:D:D